Kampanye Pemilu 2004
Prabowo Tidak Merasa Dibatasi DPP Golkar
JAKARTA. Salah seorang kandidat calon presiden
(capres) dari Partai Golkar Prabowo Subianto
menyatakan dirinya tidak merasa dibatasi oleh
DPP Partai Golkar untuk berkampanye di berbagai
daerah.
"Saya tidak merasa dibatasi. Saya menganggap
itu hanya anjuran dari DPP Golkar," katanya
kepada pers di Jakarta, Senin pagi.
DPP Partai Golkar menganjurkan agar lima capresnya
yang menjadi peserta Konvensi Partai Golkar,
yaitu Wiranto, Prabowo, Aburizal Bakrie, Jusuf
Kalla, dan Surya Paloh lebih banyak berkampanye
di Jawa dan Bali. Alasannya, untuk Jawa dan
Bali paling menghadapi tantangan berat.
Perolehan suara Partai Golkar pada Pemilu 2004
di Jawa dan Bali kini menjadi prioritas utama,
di samping di daerah lain antara lain melalui
kehadiran tokoh-tokoh nasional yang menjadi
capres partai ini. Dalam kaitan ini, peserta
konvensi yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar
Akbar Tandjung sebagai simbol partai bisa berkampanye
di seluruh provinsi di Indonesia.
Prabowo menganggap tidak ada diskriminasi atau
pembatasan dengan adanya anjuran DPP seperti
itu karena tujuannya adalah membesarkan suara
Golkar. Dia menegaskan, banyak sekali DPD Partai
Golkar yang mengundangnya untuk menjadi juru
kampanye. "Namun secara fisik saya tidak
mampu memenuhi undangan itu," katanya.
Meski begitu, Prabowo menambahkan, selain di
Provinsi di Jawa dan Bali dirinya juga akan
berkampanye di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi,
dan Indonesia bagian timur. "Saya tidak
merasa ada pembatasan karena tetap bisa melakukan
kampanye di daerah-daerah," katanya.
Menurut Prabowo, anjuran itu memiliki aspek
positif dan dia juga menganggap hal itu sebagai
sesuatu yang wajar. "Saya juga menganggap
itu dengan positive thinking," katanya
menegaskan.
Prabowo menambahkan, secara fisik wilayah nusantara
begitu luas dengan 416 kabupaten dan kota. Karena
itu untuk memenuhi undangan dari DPD Golkar
tentu secara fisik selama masa kampanye tidak
akan mampu.
"Itulah sebabnya, saya meminta maaf karena
harus mengecewakan begitu banyak DPD Golkar
karena mereka undang saya pada hari bersamaan
di beberapa tempat. Secara fisik kita tidak
mampu karena negara kita begitu luas,"
katanya.
Prabowo mengakui berbeda sikap dan pendapat
dengan Surya Paloh dalam kaitan anjuran DPD
Golkar itu. "Saya memilih positive thinking
saja karena saya merasa tidak dibatasi. Tim
saya sudah mengecek beberapa kali," katanya.
Anjuran itu menurut Prabowo logis karena pada
Pemilu 1999 suara Golkar paling jatuh di Jawa
dan Bali. Karena itu sekarang konsentrasi partai
ini adalah meningkatkan suara untuk Jawa dan
Bali. Meski begitu, Partai Golkar juga memberikan
kesempatan kepada semua kandidat capres untuk
berkampanye di luar Jawa dan Bali dengan catatan
menginformasikannya ke Bappilu Partai Golkar.
Sumber: Suara Karya