Prabowo Ikut Bursa Calon
Ketua HKTI
Jum'at,
03 Desember 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta:Mantan Komandan Jenderal
Kopassus Prabowo Subianto akan mencalonkan diri
sebagai Ketua Umum HKTI (Himpunan Kerukunan
Tani Indonesia), periode 2005-2010.
Sumber Tempo mengungkapkan, selain Prabowo
yang akan masuk dalam bursa Ketua Umum HKTI
antara lain adalah pengusaha Setiawan Jodi dan
Dirjen Bina Produksi Tanaman Pangan Departemen
Pertanian Ja'far Hafsah.
Prabowo yang hadir dalam acara pembukaan Munas
HKTI ke-VI dan Kongres Tani ke-V di asrama haji
Pondok Gede, Jakarta ketika diminta konfirmasi
hanya mengatakan, “Sektor pertanian sangat
perlu dan memegang peran vital di negara kita."
Munas tersebut dihadiri oleh tiga elemen dari
HKTI yakni Pemuda HKTI, Wanita HKTI dan HKTI
sendiri. Mereka datang dari perwakilan di daerah
seluruh propinsi Indonesia.
Mengenai keinginan dari Pemuda HKTI agar syarat
Ketua HKTI harus dari anggota, Prabowo dengan
kalem menjawab, “Semua ada prosedurnya,
tidak ada istilah jegal-jegalan dalam hal ini."
Sudirman Teguh, Ketua HKTI Sumatera Selatan,
berpendapat HKTI jangan dijadikan terminal untuk
mencari popularitas saja. Maksudnya, pengkaderan
dari pemuda HKTI harus diwadahi denagan baik.
Jika kepengurusan pusat didominasi orang luar
anggota HKTI, maka organisasi akan menjadi bias.
"Tidak ada gunanya proses pengkaderan,"
kata Sudirman.
Kepemimpinan Siswono Yudohusodo periode ini,
kata dia, sangat baik. Seandainya dia tidak
terpilih kembali, maka Pemuda HKTI akan mengusulkan
calon alternatif. Dia juga akan mengupayakan
peran yang lebih kepada dua elemen HKTI yakni
Pemuda HKTI dan Wanita HKTI untuk dapat berkiprah
dijajaran pengurus.
"Selama ini kami seperti anak tiri, hak
kami tidak sama. Kami akan berusaha merubah
tata tertib sidang nanti," kata Sudirman.
Prabowo tidak bersedia menjawab secara detail
ketika ditanyakan tentang pendapat dari Sudirman.
“Pokoknya, keinginan-keinginan dari seluruh
elemen HKTI harus diwadahi." asep yogi
junaedi.