HKTI Akan Patahkan Mafia Pupuk
Rabu,
22 Desember 2004
Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) akan
menjadi distributor pupuk untuk mematahkan mafia
pupuk yang selama ini ada, sehingga menyebabkan
terjadinya kelangkaan pupuk di daerah dan sulit
diperoleh petani padahal produksi pupuk melimpah.
"HKTI sedang pikirkan ikut dalam distribusi
pupuk nasional dan untuk itu akan membentuk
badan usaha atau koperasi di tiap kabupaten
hingga kecamatan," kata Ketua Umum HKTI
Prabowo Subianto, kepada pers, usai bertemu
dengan Mentan Anton Apriantono, di Deptan Jakarta,
Selasa.
Menurut Prabowo, masalah pupuk selama ini memang
terus menjadi masalah karena sering sulit dijumpai
petani ketika hendak membutuhkan saat musim
tanam dan kalaupun ada harganya sudah diatas
harga eceran tertinggi (HET).
Padahal, katanya, sejumlah pabrik pupuk selalu
mengatakan bahwa produksi dan stok pupuk mencukupi
sehingga seharusnya tidak ada kelangkaan oleh
petani.
"Tadi Pak Menteri juga mengatakan bahwa
selama ini ada pihak atau mafia pupuk, HKTI
ingin mematahkan mereka yang selama ini merugikan
petani," katanya.
Untuk itu, dirinya dalam waktu dekat akan
menemui sejumlah produsen pupuk agar HKTI dapat
menjadi ditributor pupuk di seluruh daerah di
Indonesia.
"Diharapkan 2005 kita menjadi distributor
insya Allah sudah terealisasi," katanya.
Mengenai hasil pertemuan dengan Mentan, Prabowo
mengatakan, tujuannya untuk memperkenalkan diri
sebagai Ketua Umum baru HKTI menggantikan Siswono
Yudhohusodo. (W-1/Ant)